28 September 2008

TOL CIKAMPEK MACET, ARUS KENDARAAN DIALIHKAN

Arus lalu lintas dari gerbang tol Cikampek sampai Simpang Jomin tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1429 Hijriyah, Minggu, macet akibat kepadatan kendaraan. Sementara situasi lalu lintas dari Simpang Jomin menuju Pantura padat merayap.


kendaraan dari Jalur Pantura Karawang sampai Pamanukan hanya bisa merayap. Diperkirakan kecepatan kendaraan di Jalur Pantura sampai Pamanukan hanya 30-40 km per jam.

Kemacetan semakin parah ketika rombongan mudik yang dikoordinir Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melintas. Untuk mencairkan kemacetan tersebut, petugas melakukan pengalihan arus. Kendaraan dari dan menuju gerbang tol Cikampek dialihkan ke jalur tengah untuk selanjutnya ke Jalur Pantura (Jawa Tengah).

Dengan begitu, kendaraan pemudik tidak melintasi Jalur Pantura Karawang-Subang. Dengan pengalihan arus itu, sekitar pukul 11.20 WIB gerbang tol Cikampek kembali lancar dan lengang. Meski begitu dari pertigaan Mutiara sampai Simpang Jomin kondisi lalu lintas masih padat merayap.

Read more.....

Argo Bromo Anggrek Anjok di Manggarai

Di tengah kesibukan arus lalu lintas menjelang lebAran, kereta Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Gambir anjlok di Stasiun Manggarai, Minggu (28/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, lalu lintas kereta api di Jabotabek terganggu.


Kepala Humas PT Kereta Api Akhmad Sujadi menyatakan kepada Radio Sonora, anjloknya kereta tersebut menyebabkan jalur KRL terputus. Sebab, kereta yang anjlok menabrak alat persinyalan yang mengatur lalu lintas kereta. Meski demikian, kejadian tersebut diperkirakan tidak akan mengganggu arus lalu lintas kereta api antarkota yang menjadi angkutan utama lebaran.

"Mohon maaf, maaf sebesar-besarnya akibat dari gangguan kereta api yg anjlok," ujarnya seperti disiarkan Sonora. Ia mengatakan saat ini masih menyupayakan evakuasi secepatnya.

Berapa lama perbaikan akan berlangsung ia tidak dapat memastikan. Untuk itu, pengguna kereta rel listrik disarankan untuk mencari angkutan alternatif untuk bepergian.

Read more.....

Arus Mudik di Pelabuhan TRISAKTI mulai brutal

Penumpukan arus mudik calon penumpang kapal laut di pelabuhan Trisakti Banjarmasin mulai menimbulkan masalah seperti terjadi dinihari Minggu sejumlah orang mengamuk dan memecahkan kaca ruang tunggu keberangkatan di pelabuhan terbesar di Provinsi Kalimantan Selatan.


Gubernur Kalsel Drs.H.Rudy Ariffin,MM beserta rombongan yang melakukan sidak dan pemantauan arus mudik sempat terkejut atas aksi emosional sejumlah calon penumpang yang memecahkan kapal ruang tunggu dengan alasan ruang terlalu panas dan pengap hingga sulit bernapas.

Kemarahah sejumlah calon penumpang karena mereka tidak tahan berada di ruang tunggu dengan jummlah orang banyak untuk waktu lama akibat terlalu lama menunggu keberangkatan KM Marina Nusantara yang akan membawa mereka ke Surabaya.

Sesuai jadwal kapal itu bertolak ke Pelabuhan Tanjuk Perak Surabaya pukul 03.00 Wita, tapi sampai pukul 4.30 Wita belum ada tanda kapal akan berangkat. Membludaknya, penumpang kapal pada H-3 lebaran, tersebut juga membuat ruangan yang dipadati oleh ribuan orang itu terasa sangat panas sehingga warga yang tidak sabar, mudah terpancing emosinya.Bemarahan beberapa penumpang bisa segera direda oleh petugas yang berjaga ketat hampir di seluruh kawasan wilayah Pelabuhan.

Keterlambatan pemberangkatan kapal terjadi disebabkan proses pembongkaran barang di kapal jenis rool off dan rol on (roro) belum selesai. Selain itu pemberangkatan kapal juga harus menunggu air di Alur Barito kembali pasang.

Membludaknya penumpang kapal laut, juga menyebabkan beberapa penumpang nekat untuk tidur diatap kapal. Baik penumpang laki-laki, perempuan hingga anak-anak yang tidak mendapatkan tempat, langsung menggelar tikar untuk tidur dan beristirahat di dek yang tanpa pengaman tersebut.

Beruntung, kenekatan puluhan penumpang tersebut segera terlihat oleh petugas, yang langsung menghalau seluruh penumpang untuk turun. Selain itu, ratusan warga, juga rela tidur dan beristirahat di dek paling bawah, yang bisa dimanfaatkan untuk parkir maobil maupun truk barang. Bahkan beberapa diantaranya, juga tidak segan tidur dibawah mobil pribadi yang sempat terangkut pada malam itu.

Diperkirakan, mulai H-2 lebaran, arus kebarangkatan penumpang kapal akan turun dibandingkan hari ini.

Read more.....

BAKAUHENI KEHABISAN BUS

Terminal Pelabuhan Bakauheni, Minggu sekitar pukul 06.00 WIB kehabisan bus yang mengangkut penumpang menuju Terminal Rajabasa, Bandarlampung, sehingga pemudik terlihat menumpuk di terminal untuk menunggu kedatangan bus lainnya.


Kekurangan bus akibat sebagian besar angkutan umum tersebut sedang menuju Terminal Rajabasa, membawa penumpang yang menginap di Bakauheni serta yang baru turun sebelum pukul 06.00 WIB.
Para awak angkutan perdesaan memanfaatkan suasana tersebut dengan menawarkan jasa untuk mengantarkan ke Terminal Rajabasa.
Namun, jarang dari pemudik yang bersedia karena alasan keamanan.
"Saya lebih baik menunggu bus lainnya tiba daripada harus menaiki angkutan desa itu. Kendaraan tersebut kan tidak pernah mengisi trayek Bakauheni-Rajabasa, jadi keamanannya mengkhawatirkan," kata Amir, yang hendak pulang ke Telukbetung, Bandarlampung.
Suasana berebut naik bus terjadi ketika ada bus yang baru masuk ke Terminal Pelabuhan Bakauheni.
Bahkan para penumpang rela berdesak-desakan hingga berdiri selama dua jam perjalanan menuju Terminal Rajabasa, Bandarlampung.

Read more.....

27 September 2008

TOL CIKAMPEK MULAI MACET

Kemacetan mulai tampak di gerbang tol Cikampek pada H-4 menjelang hari raya Idulfitri 1429 Hijriyah, Sabtu, sejak sekitar pukul 05.00 WIB.


Hingga sekitar pukul 09.15 WIB antrian panjang kendaraan masih terlihat.
Antrian kendaraan yang keluar pintu tol Cikampek mencapai 700 meter, sedangkan dari gerbang tol sampai pertigaan Mutiara macet terjadi sepanjang 200 meter.
Kemacetan kembali terjadi di ruas jalan dari Mutiara hingga Simpang Jomin. Begitu juga dari Jomin sampai Jalur Pantura Karawang, kondisi lalu lintas padat merayap sepanjang sekitar 1,5 km.
Hingga berita ini diturunkan, kemacetan masih terjadi di ruas-ruas jalan tersebut.

Read more.....

Pantura Macet Total, Arus Dialihkan ke Jalur Tengah

Arus kendaraan dari tol Jakarta-Cikampek menuju Pantura dialihkan ke jalur tengah


PURWAKARTA- Arus kendaraan dari Tol Jakarta-Cikampek yang akan menuju ke pantura untuk sementara dialihkan ke jalur tengah melalui gerbang tol Sadang. Hal itu ditempuh untuk mengurangi kepadatan di pantura. Berdasarkan pantauan kamera CCTV Departemen Perhubungan, penumpukan kendaraan terjadi di Simpang Jomin. Pengalihan mulai dilakukan sejak Sabtu (27/9) sekitar pukul 06.00. Upaya memecah arus dengan mengarahkan kendaraan keluar melalui gerbang tol Kalihurip menuju Dawuan-Cikampek gagal karena kemacetan tetap terjadi akibat adanya penumpukan di Simpang Jomin. Hingga pukul 05.00 tadi, kendaraan berjalan merayap di jalur utama pantura Karawang hingga daerah Pangulah. Sebab selain kendaraan dari Tol Cikampek, ruas tersebut juga dilalui oleh pemudik sepeda motor. Puncak kepadatan arus kendaraan yang keluar dari gerbang tol Cikampek menuju pantura diperkirakan terjadi pada H-4.

Sumber :Kompas.com


Read more.....