29 September 2008

Nagreg Ramai Lancar

Lalu lintas di sekitar jalur Nagreg Selatan Jawa Barat dari malam sampai pagi ini ramai lancar. Aparat gabungan Dinas Perhubungan dan Kepolisian Wilyah Priangan dan Resor Bandung, tidak terlalu bekerja keras untuk menguraikan kemacetan.


BANDUNG--Suasana umumnya ramai lancar, petugaspun sejak tadi malam tidak terlalu capek untuk mencairkan kemacetan, karena arus kendaraan sudah mulai turun, ujar Wawan Setiawan,staf Dinas Perhubungan yang ditemui di Pos Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Lebaran, Senin (29/9) pagi.

Menurut Wawan, kondisi arus kendaraan dari barat ke timur maupun timur ke barat kondisi ramai lancar. Hanya Lonjakan kecil terjadi pada dini hari sampai pukul 7 pagi tadi.

Ryan T Wakil Komandan Pos Pengendalian dan Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyatakan petugasnya menerapkan skema pengalihan arus dan memberlakukan sistim pelebaran jalan jika terjadi kemacetan. Jika dari arah Bandung padat, akan dibuka dua lajur. Satu lajur untuk timur. Skema sebaliknya juga dipakai jika terjadi kepadatan dari timur kebarat.

"Kemacetan dari arah barat ke timur terjadi jalur sepanjang dangdeur sampai sebelum rel kereta api dan sebaliknya mulai arah limbangan, untuk jalur turunan Cagak relatif padat lancar," ujarnya.

Kemacetan di Nagreg, kata Ryan, biasanya terjadi pada tengah malam, pagi setelah sahur dan menjelang buka."Bahkan menjelang buka, arus kepadatan terjadi dari arah timur ke barat,"ujarnya.



Sumber : TempoInteraktif.com
#TIE#

Read more.....

H-2, Suasana Cikampek Lancar

Suasana Gerbang Tol Cikampek pada H-2 mulai mengalami penurunan jumlah kendaraan. Tidak ada lagi antrian kendaraan yang terlihat seperti H-3 kemarin yang diprediksi sebagai puncak arus mudik Lebaran tahun ini.


Jakarta--Menurut petugas gerbang tol cikampek Anggun, sejak kemarin malam 28 September 2008, tidak ada lagi antrian kendaraan di gerbang Tol. Meski demikian, seluruh loket gerbang tol yang berjumlah 8 tetap dibuka semua.

Anggun memprediksi jumlah kendaraan akan kembali meningkat menjelang sore hari. Namun dia menjamin tidak akan sampai terjadi penumpukan kendaraan.



Sumber : Detik.com
#TIE#

Read more.....

28 September 2008

Argo Bromo Anggrek Berhasil Diangkat

Satu dari dua gebong Argo Bromo berhasil diangkat. Penyebab anjloknya kereta hingga saat ini belum diketahui penyebabnya.


Memasuki h-3 lebaran tahun ini, satu dari dua gerbong kereta api argo bromo jurusan surabaya-gambir berhasil diangkut pada pukul 13.00 wib. Sedangkan 1 gerbong lainnya diprediksi bisa diangkut nanti malam. Menurut kahumas daops i ahmad sujadi mengenai penyebab kecelakaan belum mendapatkan kepastiannya. Ia menambahkan kemungkinan keretanya telalu cepat atau ada bantalan rel yang rusak.

Bagi profesional muda yang membutuhkan informasi seputar mudik dapat menghubungi trijaya mudik information center (tmic) di nomor 021.392.1717.




Read more.....

20 KERETA ANTAR KOTA HARI INI DIPASTIKAN TERLAMBAT

anjloknya kereta api anggrek bromo di stasiun manggarai membuat 20 kereta antar kota dipastikan terlambat


kebanyakan kereta yang terlambat adalah kereta yang diberangkatkan dari stasiun gambir menuju ke jawa tengah dan jawa timur. apa saja pastinya kereta yang terlambat? silahkan tanya tim mudik informatin center. Di nomer telpon 021-3921717

Read more.....

RIBUAN PEMUDIK MOTOR LINTASI JALUR PUNCAK

Prakiraan kepolisan maupun Departemen Perhubungan bahwa pada H-3 arus mudik Idul fitri (lebaran)1429 Hijriyah, hari Minggu ini, menjadi puncak mudik, khususnya pemudik bersepeda motor di jalur Puncak, yang membentang dari Kabupaten Bogor hingga Kabupaten Cianjur, memang terbukti.


ribuan pemudik bersepeda motor, selepas shalat Subuh hingga Minggu pagi pukul 06.00 WIB, terus "membanjiri"jalur Puncak, baik dalam rombongan kecil maupun sedang.

Pemandangan khas warga yang mudik, jelas terlihat dari kondisi fisik,yakni berboncengan dua orang --bahkan ada yang ditengahnya "diselipkan" anak kecil, meski jumlah lebih dari dua orang dilarang demi keselamatan--dengan membawa tas maupun ransel dalam ukuran cukupbesar.

Jalur Puncak, yang berhawa sejuk, selama ini selalu menjadi pilihan utama para pemudik dari sekitar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) untuk arus mudik maupun arus balik, khususnya bagi pemudik dengan tujuan selatan pulau Jawa. umumnya pemudik tujuan Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis diJawa Barat, hingga menuju ke Cilacap, Jawa Tengah, yang setiap tahunnya memilih jalur dimaksud.

Kapolsek Ciawi, AKP Hasan saat ditemui wartawan mengakui bahwa sejak Sabtu (27/9) malam atau H-4 hingga Minggu dinihari pada H-3, pemudik bersepeda motor terus melintas di jalur Puncak.

Sementara itu, Wakil Kepala Markas PMI Kabupaten Bogor, Abidin mengingatkan bahwa meski jalur Puncak masih menjadi salah satu favorit pemudik, karena berhawa sejuk dan banyak pemandangan, namun karena telah masuk musim hujan, pihaknya tetap meminta masyarakat waspada.

Di Kabupaten Bogor, kawasan yang rawan longsor adalah di jalur Puncak,dan juga di jalur alternatif Jonggol-Cariu hingga ke perbatasan Cianjur, yang umumnya adalah daerah ketinggian. Menurutnya, pada arus mudik dan balik --yang bersamaan dengan mulai masuknya musim hujan--dimana rawan kejadian bencana alam seperti longsor, persiapan untuk mengantisipasinya juga sudah dimatangkan pihaknya, yakni menugaskan korps sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bogor yang sudah bertugas sejak H-7 hari Rabu (24/9), dan mereka tergabung dalam Pos Komando Taktis(Poskotis) gabungan.

"Kami siapkan 130 anggota KSR yang disiagakan selama 24 jam pada arus mudik dan balik Idulfitri 1429 Hijriyah, untuk membantu menangani berbagai persoalan yang timbul, khususnya pertolongan pertama dalam kasus kecelakaan atau bencana alam," kata Abidin. Hingga berita ini dilaporkan pukul 10.00 WIB, para pemudik bersepeda motor masih terus memadati jalur Puncak, yang melintas di simpang empat Ciawi maupun simpang tiga Gadog.

Read more.....

JALUR MUDIK NAGREG PADAT MERAYAP

Arus mudik yang melintas di jalur selatan Jabar tepatnya di kawasan Nagreg Bandung, Minggu siang mulai tampak padat dan laju kendaraan terpaksa merayap.


Antrian di Nagreg terjadi selain padatnya kendaraan, juga maraknya pemudik bersepeda motor, terhambat pintu kereta api dan adanya beberapa insiden kecelakaan.

Seperti yang terjadi di tanjakan depan Pos Tangan pada Minggu siang pukul 11.15 WIB, sebuah mobil Avanza yang berusaha menyalip mobil yang berada di depannya, bertabrakan dengan Avanza lainnya dari arah berlawanan. Akibat insiden yang tidak menelan korban jiwa manusia itu arus lalu lintas yang sudah padat merayap menjadi macet total, kata petugas Pospol Nagreg Bripka Asep.

Antrian terjadi mulai dari kawasan Parakanmuncang, Cicalengka hingga Nagreg sepanjang lima kilometer.

Read more.....