21 September 2008

POLWIL PEKALONGAN SIAPKAN 18 JALUR "TIKUS"

Jajaran Kepolisian Wilayah (Polwil) Pekalongan, Jawa Tengah, telah menyiapkan 18 jalur "tikus" atau alternatif sebagai pengalihan arus mudik dan balik ketika di jalur pantura Brebes hingga Kabupaten Batang terjadi kemacetan.



Kapolwil Pekalongan, Kombes Polisi Dewa Bagus Made Suharya di Pekalongan, Sabtu, mengatakan, arus mudik kendaraan yang melalui jalur alternatif tersebut akan melewati beberapa ruas jalan yang tidak terlalu banyak mobilitas kendaraan sehingga kemacetan yang mungkin terjadi di pantura dapat secepat diatasi."Menjelang arus mudik Lebaran, kami pastikan jalur pantura akan semakin padat sehingga akan menimbulkan kerawanan kemacetan. Namun untuk mengatasi kondisi itu, kami telah siapkan beberapa jalur alternatif," katanya.

Sebanyak 18 jalur alternatif itu, yaitu tiga di Kabupaten Brebes, empat di Kota Tegal, tiga di Kabupaten Tegal, dua di Pemalang, satu di Kabupaten Pekalongan, empat di Kabupaten Batang, dan satu di Kota Pekalongan. Ia mengatakan, masyarakat yang kebetulan jalan yang ada di depan rumahnya digunakan sebagai jalur alternatif untuk tidak melakukan pemungutan liar atau sumbangan lainnya kepada para pemudik kendaraan."Kami berharap masyarakat tidak melakukan perbuatan yang bisa mengganggu kelancaran dan keselamatan pengguna jalan," katanya.



#TMIC 2008#

Read more.....

19 September 2008

Mobil derek gratis di Tol Cipularang

Tol Cipularang akan menyiapkan mobil derek secara gratis..


Jakarta--Untuk mengantisipasi arus mudik lebaran tahun ini, tol Cipularang akan menyiapkan mobil derek secara gratis, demikian seperti yang dikatakan Kepala PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Hardjono Santoso. menurutnya, apabila hari biasa mobil derek hanya disiagakan tujuh kendaraan, khusus untuk Lebaran disiapkan 14 unit kendaraan. Dengan demikian, satu mobil derek akan mengawasi empat kilometer untuk sepanjang Jalan Tol Cipularang tersebut.

Hardjono mengatakan, layanan mobil derek diberikan gratis. Namun, lanjutnya, mobil derek yang disiapkan itu hanya akan menarik mobil yang mogok sampai ke gerbang tol terdekat saja. Mobil derek tambahan ini akan disiagakan mulai H-10 sampai H+10 nanti.

Pada tahun lalu, mobil derek yang disiapkan ternyata kurang. Banyak kendaraan yang mogok terpaksa menunggu lama untuk ditarik oleh mobil derek yang disiapkan. Kebanyakan kendaraan mogok akibat suhu mesin terlalu panas saat melintasi jalan tol Cipularang yang banyak tanjakannya.

Hardjono memperkirakan, arus kendaraan yang melintasi Tol Cipularang pada tahun ini diperkirakan meningkat 50 persen dari arus mudik Lebaran tahun lalu. Rata-rata arus mudik pada Lebaran tahun lalu mencapai 21 ribu kendaraan per hari. Tahun ini diperkirakan melonjak menjadi 29 ribu kendaraan per harinya. Di hari biasa jalur tol itu rata-rata dilalui 18 ribu kendaraan per hari.



Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....

Truk dan Kendaraan Besar Dilarang Lewat Porong

Untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Raya Porong, sejak H-7 hingga H+7 Lebaran, polisi akan melarang seluruh truk dan kendaraan besar melalui jalur tersebut..


Langkah ini menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Ajun Komisaris Polisi Andi Yudianto, terpaksa dilakukan mengingat Jalan Raya Porong dihari-hari biasa saja selalu dijejali dengan kemacetan panjang, imbas dari terputusnya Jalan Tol Porong yang telah tergenang lumpur Lapindo.

Para pemudik yang akan melalui Jalan Raya Porong juga akan diminta untuk berpikir ulang dan sebisa mungkin mencari jalur-jalur alternatif lain, jika tidak ingin terjebak kemacetan panjang di satu-satunya jalan raya penghubung Surabaya-Malang dan Surabaya-Banyuwangi ini.

Selain jalur alternatif Mojosari-Krian, polisi saat ini telah menyiapkan jalur alternatif lainnya yaitu melalui kawasan Ngaban-Kali Tengah-Glagah Arum-Sentul-Gempol Sari dan langsung menyambung ke bekas Tol Porong. Selanjutnya bisa langsung mengarah ke Malang atau Banyuwangi.



Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....

Waspada, Jalur Mantingan dan Hutan Saradan!

Jalan raya di kawasan hutan jati Mantingan, Ngawi, Jawa Timur masih menjadi daerah yang paling berbahaya untuk jalur mudik lebaran tahun ini..


Surabaya--Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Bambang Sukamto, berharap para pemudik selalu berhati-hati ketika melalui jalur ini, karena Mantingan memiliki kontur jalan yang tidak rata. Selain itu, banyaknya tanjakan yang diikuti tikungan tajam membuat kawasan ini sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apalagi, dikawasan ini juga masih ada beberapa titik jalan yang berlubang yang diperparah dengan banyaknya pohon tua disepanjang jalan yang dikawatirkan akan roboh sewaktu-waktu.

Untuk mengantisipasinya, kepolisian daerah Ngawi, akan disiagakan untuk kawasan hutan jati tersebut. Beberapa peralatan tambahan seperti gergaji mesin juga akan disiagakan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada pohon yang tumbang.

Selain Mantingan, kawasan hutan jati Saradan Madiun juga masih tergolong kawasan yang berbahaya. Kawasan hutan jati saradan sendiri menurutnya juga memiliki kemiripan seperti di Mantingan.

Sedangkan untuk kawasan yang rawan macet diantaranya adalah kawasan lumpur Lapindo Porong Sidoarjo, serta kawasan Pantura mulai dari Gresik hingga Tuban. Di kawasan Pantura sendiri menurut Bambang saat ini juga masih terus dilakukan perbaikan jalan.

Bambang menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik menggunakan roda dua, pihaknya juga telah menyiapkan personel yang siap mengawal mereka hingga ke tujuan.



Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....

17 Titik Rawan Kecelakaan di Jalintim Riau

Pekanbaru -- Bagi pengemudi yang mudik melalui jalan lintas timur (Jalintim) di Riau harus berhati-hati. Sebab, di Jalintim yang padat arus mudik ini, ada 17 titik rawan kecelakaan.

Kepala Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra K Mangunsong mengungkapkan titik rawan kecelakaan itu lokasinya di Kecamatan Bandar Sijikang, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Ukui. Dari empat kecematan itu, terdapat 17 titik rawan kecelakaan.

Lokasi rawan kecelakaan itu disebabkan, kondisi badan jalan yang berlobang. Sebagian lagi kondisi jalan yang rusak dalam perbaikan. Semua kondisi ini bisa menimbulkan kecelakaan.

Sekadar diketahui, Jalintim di Kabupaten Pelalawan ini, menghubungkan jalur transportasi ke Indragiri Hulu (Inhu) Riau menuju Jambi dan Palembang. Sehingga Jalintim ini sangat padat sebagai alternatif transportasi yang menghubungkan ke Jambi.

Selain akan ada peningkatan transportasi mudik, pengemudi juga harus berhati-hati dengan truk pengakut kayu yang melintas di Jalintim. Truk kayu ini mengangkut kayu jenis Hutan Tanaman Industri dari sejumlah lokasi HTI kabupaten di Indragiri Hulu ( Inhu) Riau.

Truk sarat muatan ini akan melintas dari Inhu menuju Pelalawan di mana di sana ada pabrik kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Selain itu kayu truk ini juga ada yang menuju ke pabrik kertas Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kabupaten Siak, Riau.


Sumber : Tempointeraktif.com


#TIE#

Read more.....

Jalur Mudik Kali Malang dialihkan

Bekasi--Kepala Seksi Pengendali Operasi Dinas Perhubungan Kota Bekasi Tri Adianto mengatakan, Jalur mudik Kali Malang akan dialihkan karena jalan KH. Noer Alie, Kota Bekasi, rusak berat. Pengendara roda dua dari Jakarta dan Tangerang, menuju Pantura diarahkan lewat Kranji.

Pengalihan jalur ada dua pilihan : sebelum pasar sumber arta Jakarta Timur, belok kiri ke jalan I Gusti Ngurah Rai - Kranji - jalan Jendral Sudirman - Cikarang - Karawang.

Alternatif lain, sebelum pasar sumber arta belok kiri masuk ke jalan Raya Bekasi Pulogadung - jalan Sultan Agung - jalan Jenderal Sudirman - Cikarang - Karawang.

Adianto menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Jakarta Timur, dan akan dilaksanakan pada H-4 atau puncak arus mudik lebaran tahun ini.

Meski ada pengalihan, jalan KH. Noer Alie tidak ditutup total. Badan jalan sebelah kanan arah barat menuju jakarta yang tidak rusak dijadikan dua arah supaya tetap bisa dilalui.

Ia juga menghimbau agar para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat memanfaatkan jalur cepat jalan tol Jakarta-Cikampek, karena Jalur-jalur tersebut akan padat oleh pengendara roda dua, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.



Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....