Tampilkan postingan dengan label rawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rawan. Tampilkan semua postingan

30 September 2008

Lokasi Jalan-Jalan Rawan di Sumatera Utara

Pemudik yang menggunakan jalan di Sumatra Utara (Sumut) diminta mewaspadai 18 lokasi jalan rawan longsor, 30 lokasi rusak berat, 11 lokasi rawan banjir dan 28 lokasi rawan macet


Berikut Lokasi-lokasi tersebut :
Lokasi jalan rusak berat di antaranya Dolok Sanggul-Pakkat km 118-218, Dolok Sanggul-Parlilitan Desa Janji Pusuk km 238-239, Dolok Sanggul-Bakkara km 219-234, Desa Lumban Lobu Kecamatan Lumbang Julu Tobasa, Tarutung-Sipirok km 2, 18-19, 30-33, Desa Sipoholon sampai Kota Tarutung, Balige-Siborongborong km 11 dan 77, Sibolga-Padang Sidimpuan km 5-8, 17-25 dan 29.

Kemudian km 17,5 dan 22,5 Desa Kolang, km 20-26 Padang Sidimpuan-Mandailing Natal, km 40-46 Aek Latong Padang Sidimpuan-Tapanuli Utara, Padang Sidimpuan-Labuhan Batu km 37-46, Kabanjahe-Kota Cane km 114 Tiga Binanga, Kaban Jahe-Kota Cane Desa Sari Nembah Kecamatan Munthe, Pematang Siantar-Perdagangan km 20,5 Simalungun, Medan-Rantau Prapat km 200 Desa Sei Biring hingga Jalan Medan-Rantau Prapat km 238,50-239 dan km 245.

Lokasi jalan rawan longsor itu terdiri dari km 12 Pematang Siantar-Parapat, Desa Dolok km 58-60 Medan-Kaban Jahe, Kecamatan Merek km 35 Kaban Jahe-Sidikalang, Kecamatan Tiga Binanga km 72 Kaban Jahe-Kuta Cane, Kecamatan Lau Beleng km 109 Kaban Jahe-Kuta Cane, km 115-120 Medan-Sidikalang, km 140-150 Sidikalang-Tiga Lingga, km 14-17 dan km 45-48 Sidikalang-Babussalam.

Selanjutnya, km 18-19 Sidikalang-Subulussalam, km 25-26 dan km 29-30 Sidikalang-Salak, Desa Pargarutan Kecamatan Pargarutan, Desa Simpang Bulu Gading km 28 Kecamatan Sayur Matinggi, Desa Purban Lama dua km dari simpang Jembatan Merah, Desa Boting Kecamatan Muara Sipongi, Desa Desa Sipetang Kecamatan Simangumban Jae (perbatasan Tapanuli Utara), km 238-239 Dusun Janji Pusuk Parlilitan Humbahas, km 243-245 Desa Tukka Dolok Pakkat Humbahas, dan km 248-239 Desa Arbean Onan Ganjang
Humbahas.

Lokasi rawan banjir di antaranya Desa Aek Botik, Pahae Jae Kecamatan Sarulla, km 11 dari Balige-Siborongborong Desa Sigiringgiring Kecamatan Tampahan, Jalan Marhusa Desa Simorangkir Habinsaran Tarutung, Jalan Raja Johannes km 1 dari Tarutung-Sipirok, Bandar Durian Kecamatan Aek Natas km 244-257, Kaban Jahe-Kota Cane Desa Suka Rame Munthe, km 8,5 dari Pematang Siantar ke Medan (Jembatan Sigagak), dan Desa Stabat Lama Kelurahan Pekan Tanjung Pura.

Lokasi rawan macet berada di kawasan Jalan Sisingamangaraja Lagu Boti atau Pekan Lagu Boti, Jalan Sisingamangaraja Porsea atau Pekan Porsea, Jalan Sisingamangaraja Siborongborong, Pekan Simpang Gambir, Pekan Muara Sipongi, Pekan Kotanopan, Pekan Simangambat, Panyabungan lokasi Pasar Baru dan Pasar Mompang, Jalan Badul Kadir Kabanjehe, jalan lintas Medan-Kabanjahe km 64 dan km 61 kawasan Hotel Holiday Berastagi, jalan lintas Sidikalang-Salak km 18-19 Desa Sukaramai, Jalan HM Said Sigambal km 295-296, Jalan Sudirman Aek Kanopan km 219-220, jalan lintas Medan-Rantau Prapat km 104 Indrapura, jalan lintas Pematang Siantar-Merek km 30, Pekan Raya Desa Raya-Jalan Sutomo-Pasar Horas Kota Pematang Siantar.



Sumber : MediaIndonesia.com
#TIE#

Read more.....

25 September 2008

Tiga Daerah Pantura Rawan Tawuran Antarwarga

Sedikitnya tiga daerah di jalur pantura di Keresidenan Pekalongan, seperti di Kabupaten Tegal, Pekalongan, dan Brebes rawan terjadi tawuran antarwarga.



PEKALONGAN
--Kapolwil Pekalongan, Kombes Polisi Dewa Bagus Made Suharya diPekalongan, mengatakan, guna mengantisipasi tawuran, pihaknya menjaga keamanan di tiga daerah itu selama Lebaran dengan menerjunkan pasukan khusus antihuru hara dari Brimob.

Ia mengatakan, dari tiga daerah rawan aksi tawuran tersebut, Polwil Pekalongan akan memfokuskan pengamanan di Kabupaten Brebes karena dari pengalaman tahun sebelumnya di daerah penghasil bawang merah itu sering terjadi tawuran antarwarga.

Menurut dia, di Kabupaten Brebes, sedikitnya ada 10 titik rawan tawuran yang tersebar di Kecamatan Brebes, Losari, dan Tanjung, sedangkan di Kabupaten Pekalongan di Kecamatan Bojong, Karangdadap, dan Kedungwuni. Untuk mengantisipasi terjadinya tawuran, Polwil Pekalongan juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan ulama setempat. Dengan adanya tokoh masyarakat dan ulama diharapkan dapat menenangkan warga dan mampu menciptakan situasi kondusif.



Sumber : MediaIndonesia.com
#TIE#

Read more.....

24 September 2008

Waspada, daerah Rawan Laka Lantas Jepara-Semarang!!

Jalur Jepara-Semarang, rawan kecelakaan lalu lintas



Berikut Black Spot Area atau Daerah Rawan Laka Lantas JEPARA-SEMARANG

1. Ruas Jepara-Kudus KM.12 Desa Rengging Pecangaan Jepara
2. Ruas Jepara-Bangsri KM.12 Desa Sekuro Mlonggo Jepara
3. Jalur Nalumsari KM.50 Semarang
4. Ruas Jepara-Kudus, Mambak KM.80 Semarang
5. Ruas Jepara-Bangsri Jalur Wedelan Semarang KM.88
6. Ruas Jepara-Kelet Jalur Balong Semarang KM.98

Sumber : Sat Lantas POLRES JEPARA

Read more.....

22 September 2008

TITIK KRITIS DI PELABUHAN BAKAUHENI

titik kritis pelayanan arus mudik dan balik Lebaran di pintu gerbang Sumatera dari Jawa, adalah di Pelabuhan Bakauheni.


Demikian dikatakan Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal. "Kalau melihat pemaparan Dinas Perhubungan Lampung, kesiapan sarana dan prasarana sudah baik untuk melayani pemudik, hanya Bakauheni yang menjadi titik kritis," kata dia, di Bandarlampung, Senin.

Terkait tidak adanya "tug boat" di Bakauheni, ia menjelaskan informasi dari Dirjen Perhubungan Darat, PT ASDP sudah menyewanya dan diletakkan di perairan Wilayah Pelabuhan Bakauheni.

Gubernur Lampung Syamsurya Ryacudu mengatakan persoalan penanganan arus mudik dan balik Lebaran selalu dilakukan setiap tahunnya."Kita tinggal belajar dari tahun-tahun sebelumnya, mana yang kurang tinggal dibenahi," kata dia.

Ia menjelaskan, kesiapannya sudah dirancang jauh hari, tetapi jika ada sesuatu kejadian, biasanya diluar tanggungjawab sebagai manusia seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca kurang mendukung. Syamsurya juga menyoroti di seputar Pelabuhan Bakauheni tidak tersedia "tug boat fire fighting" padahal keberadaannya sangat dibutuhkan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Lebih baik kita mencegah, apalagi Pelabuhan Bakauheni sama posisinya dengan Merak. Jadi perlunya pengamanan di semua lini," kata dia.

Sementara itu, General Manajer PT Pelindo II Pelabuhan Panjang, Husein Latief menginformasikan bahwa di pelabuhan tersebut ada dua "tug boat". "Sewaktu-waktu bila diperlukan kami siap mengoperasikan ke daerah tujuan," katanya.




#TMIC 2008#

Read more.....

19 September 2008

17 Titik Rawan Kecelakaan di Jalintim Riau

Pekanbaru -- Bagi pengemudi yang mudik melalui jalan lintas timur (Jalintim) di Riau harus berhati-hati. Sebab, di Jalintim yang padat arus mudik ini, ada 17 titik rawan kecelakaan.

Kepala Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra K Mangunsong mengungkapkan titik rawan kecelakaan itu lokasinya di Kecamatan Bandar Sijikang, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Ukui. Dari empat kecematan itu, terdapat 17 titik rawan kecelakaan.

Lokasi rawan kecelakaan itu disebabkan, kondisi badan jalan yang berlobang. Sebagian lagi kondisi jalan yang rusak dalam perbaikan. Semua kondisi ini bisa menimbulkan kecelakaan.

Sekadar diketahui, Jalintim di Kabupaten Pelalawan ini, menghubungkan jalur transportasi ke Indragiri Hulu (Inhu) Riau menuju Jambi dan Palembang. Sehingga Jalintim ini sangat padat sebagai alternatif transportasi yang menghubungkan ke Jambi.

Selain akan ada peningkatan transportasi mudik, pengemudi juga harus berhati-hati dengan truk pengakut kayu yang melintas di Jalintim. Truk kayu ini mengangkut kayu jenis Hutan Tanaman Industri dari sejumlah lokasi HTI kabupaten di Indragiri Hulu ( Inhu) Riau.

Truk sarat muatan ini akan melintas dari Inhu menuju Pelalawan di mana di sana ada pabrik kertas PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Selain itu kayu truk ini juga ada yang menuju ke pabrik kertas Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kabupaten Siak, Riau.


Sumber : Tempointeraktif.com


#TIE#

Read more.....

10 titik Macet menuju Merak

Serang--Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Banten mensinyalir terdapat sedikitnya sepuluh titik rawan kemacetan di jalur mudik Lebaran dari Jakarta menuju Merak yang melalui jalan nasional. Sepuluh titik rawan macet di jalan negara sepanjang 107 kilometer itu disebabkan pasar tumpah yang memakan badan jalan.

Kemacetan akan terjadi di empat titik di Tangerang yang meliputi Pasar Cikupa, Balaraja, Jayanti dan Gembong. Empat titik lagi berada di Serang, yaitu di Cikande, Pasar Kalodran, Ciruas dan Kramatwatu. Sedangkan dua titik lainnya berada di Cilegon, yaitu di Simpang Tiga Mayofild Mal dan Pasar Merak.


Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perhubungan, Dinas Perhubungan Banten Tri Nurtopo mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di titik tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Perhubungan kabupaten dan kota di Banten agar melakukan penertiban pasar-pasar tumpah tersebut.

Selain pasar tumpah, yang harus diwaspadai adalah adanya perlintasan kereta api yang rawan terjadi kecelakaan. Bahkan, beberapa perlintasan tidak dilengkapi dengan palang pintu, seperti di Bogeg, Kecamatan Cipocok, Kota Serang yang membahayakan.


Selain jalur utama yang rawan macet itu, pemerintah juga menyiapkan jalur alternatif di Banten, yakni ruas jalan lingkar utara menuju Merak melalui Serdang-Bojonegara sebagai antisipasi kemacetan dari jalan Kota Cilegon-Merak. Kemudian, ruas Serang - Palima - Ciomas - Padarincang - Cinangka/Anyer sepanjang 51 km dan ruas Serang-Taktakan-Gunungsari-Mancak-Anyer sepanjang 30 km untuk mengantisipasi kemacetan di ruas Cilegon-Anyer saat kunjungan wisata pasca-Lebaran.


Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....

Waspada Longsor di Jalur Riau-Sumbar

Riau--Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien mengatakan, Jalur mudik dari Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) patut diwaspadai. Setidaknya dari Kabupaten Kampar Riau menuju Sumbar terdapat enam titik longsor. Titik longsor itu diidentifikasi mulai dari kilometer 102 hingga 110 Kelok Indah Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.


Ia juga menambahkan agar para pengendara yang ingin mudik dari Riau via Kampar berhati-hati di enam titik rawan longsor tersebut, apalagi saat ini sedang musim penghujan yang membuat jalan semakin rawan akan terjadinya longsor.


Indikator yang membuat longsor di badan jalur tersebut, yang pertama di bawah badan jalan terdapat mata air. Kondisi ini membuat kondisi tanah menjadi labil sehingga tidak mampu menanggung beban kendaraan yang melintas juga ditambah adanya penambangan galian C di sepanjang jalan. Semua itu bisa membuat kondsi badan jalan ambruk ke jurang, ataupun tebing yang jatuh ke badan jalan.


Sumber : Detik.com


#TIE#

Read more.....

Pengamanan Titik Rawan Jalur Mudik

Sukoharjo-- Persiapan menghadapi arus mudik lebaran terus dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo, Jawa tengah, dengan memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan macet dan kecelakaan. ditempat tersebut selain disediakan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi juga disiapkan Pos bantuan.

Kepala bagian Operasi Polres Sukoharjo, Komisaris Muji Santoso mengatakan bahwa titik rawan macet yang menjadi priritas pengamanan saat arus mudik dan balik berada di Kecamatan Kartasura, yang merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari Yogyakarta, Solo dan Semarang. kemudian, Pertigaan warna-warni dan Ngasem yang merupakan pintu masuk dan keluar terminal Kartasura. Sementara itu titik Rawan kecelakaan terdapat di sepanjang jalan Ahmad Yani Km 5 & 14 Kartasura dan juga terdapat di ruas jalan antara Sukoharjo-Wonogiri dan Bulakrejo, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol.

Muji juga mengatakan Pihaknya telah menyiapkan 520 orang personel yang akan ditempatkan di Lima (5) Pos utama dan Tiga (3) titik rawan tadi. Penempatan tersebut akan dimulai pada H-7 hingga H+7 yang akan dibantu oleh Dinas Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (DLLAJ), Pemadam Kebakaran, Palang Merah, SAR, Dinas Kesehatan, Linmas dan juga Pramuka.


Sumber : Media Indonesia

#TIE#

Read more.....

Polres pantau Jalur Rawan Kecelakaan

BOJONEGORO -- Jalur nasional sepanjang 75 kilometer (km) dua arah, terutama dari Kabupaten Bojonegoro hingga Ngawi, Jawa Timur (Jatim), dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, kondisi jalan tersebut bergelombang, berlubang, dan di sejumlah titik di antaranya dalam keadaan rusak hingga ambles. Sementara, untuk mengantisipasi arus mudik tersebut pihak Kepolisian Resor (Polres) setempat bakal menerjunkan sebanyak 500 personil sebagai tindakan pemantauan.

Jalur Bojonegoro-Ngawi tergolong jalan alternatif yang menghubungkan antara jalur selatan jurusan Surabaya-Madiun-Solo-Yogyakarta menuju ke jalur pantai utara. Akses jalan tersebut bisa ditempuh dengan melewati Padangan-Bojonegoro-Cepu- Blora hingga ke Rembang, Jawa Tengah. Sementara kerusakan jalan cukup parah terjadi di jalur antara Kecamatan Padangan-Margomulyo-Bojonegoro sekitar 32 km.

Titik rawan ini di antaranya, di sekitar hutan Watujago, dimana kondisi jalannya berkelok, turun-naik, bergelombang, dan sebagian aspalnya ambles. Kawasan hutan ini juga dikenal rawan tindak kriminalitas. Kemudian jalan di jalur antara Cendono, lewat Tinggang, hingga Kecamatan Ngraho sejauh 15 kilometer. Meski jalurnya lurus tetapi kondisi jalannya bergelombang, ambles, dan pecah-pecah. Jalan bergelombang, pecah, dan ambles juga terjadi di antara jalur Padangan hingga ke Petak, Kecamatan Purwosari atau sejauh 10 km. Gangguan lalu lintas bagi pengendara diperparah dengan perbaikan jalan di sekitar Celangap, Kalitidu, dan di sekitar Tenggor. Ada sekitar 500 meter jalur yang harus digunakan separo akibat ada pelebaran jalan yang belum tuntas.

Kepala Bagian Bina Mitra Polres Bojonegoro, Komisaris Kusen Hidayat menjelaskan, sebagai upaya antisipasi pihaknya sedang memetakan jalur-jalur rawan kecelakaan lalu lintas, dan gangguan keamanan lain. Menurutnya, pihaknya juga akan membangun pos-pos lalu lintas yang ditempatkan di sepanjang jalur antara Babat-Bojonegoro sejauh 34 km, dan Bojonegoro-Ngawi sejauh 75 km. Kemudian, jalur Bojonegoro-Soko, Tuban sejauh 10 km.



Sumber : Media Indonesia

#
TIE#

Read more.....

17 September 2008

Rawan Kejahatan & Kecelakaan

Berikut daerah-daerah Rawan kejahatan, yang patut anda waspadai...


Rawan Kejahatan :

1. Memasuki Jalur Pantura – Karawang :

  • Brebes
  • Batang
  • Rembang
  • Pati

2. Memasuki Cirebon :

  • Terminal Harjamukti
  • Kedawung
  • Plered
  • Kertasmaya


Rawan Kemacetan :

  1. Jalan Cagak Nagreg
  2. Mantingan
  3. Ngawi
  4. Porong



Sumber : Mabes Polri

Read more.....