Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

30 September 2008

Hingga H-1, 21 Ribu Pemudik Kena Tegur

21 ribu pemudik diseluruh indonesia hingga H-1 lebaran ini sudah melanggar peraturan yang telah ditetapkan.


Jakarta --Jumlah pemudik yang melakukan pelanggaran rupanya masih banyak. Jumlahnya pun mencapai puluhan ribu. Dan pada umumnya, yang dikenai teguran adalah kendaraan roda dua yang kelebihan penumpang.

Kendaraan yang kena tegur dan termasuk kenda tilang itu umumnya melakukan pelanggaran menerabas marka jalan dan tidak tertib selama berkendara. Untuk sepeda motor karena mereka membawa anak, jadi kita pinggirkan, diberi pembinaan dengan meminta menepi selama 5-10 menit.

Sedang data jumlah korban tewas dan kecelakaan yang terjadi juga cukup mengkhawatirkan. Walau jumlah ini menurun di banding tahun lalu. Pada umumnya kecelakaan itu melibatkan sepeda motor 428, bus 27, kendaraan pribadi 89, dan truk 101 yang kebanyakan terjadi di jalur alternatif.

Sumber : Detik.com
#TIE#

Read more.....

25 September 2008

SPBU di Jalur Mudik Jateng diperiksa

SPBU yang berada di Jalur mudik Jawa tengah diperiksa guna menghindari kecurangan saat melayani arus mudik lebaran


Semarang--Petugas Badan Metrologi Semarang dibantu Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah, memeriksa sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang akan digunakan untuk mengisi bahan bakar oleh pemudik. Aksi ini terkait banyaknya SPBU yang diduga melakukan kecurangan saat melayani arus mudik Lebaran.

Di antara SPBU yang diperiksa terletak di pintu keluar Semarang menuju Solo, Jateng. Petugas memeriksa segel, apakah masih terlihat bagus atau sudah putus. Petugas juga memeriksa bahan bakar, karena tingginya bahan bakar yang digunakan untuk melayani pemudik.

Dalam pemeriksaan ini, petugas hanya menemukan adanya kelebihan bahan bakar saat dituang ke dalam bejana standard. SPBU yang mengubah segel diancam dengan lima bulan kurungan.



Sumber : Metrotvnews.com
#TIE#

Read more.....

23 September 2008

H-8, Belum Ada Lonjakan Pemudik Lewat Bandara

Delapan hari menjelang lebaran, Bandara Soekarno-Hatta masih sepi pemudik. Belum tampak terlihat lonjakan penumpang yang signifikan dibanding hari biasa


Jakarta --Delapan hari menjelang Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta masih sepi pemudik. Biasanya, lonjakan penumpang biasanya baru dimulai H-7. Selisihnya dengan hari-hari biasa sangat kentara. Kalau di hari biasa penumpang hanya sekitar 45.000 orang, mulai H-7 bisa sampai 90.000 orang untuk ketiga terminal A, B, dan C.

Untuk tahun kemarin, misalnya, pada H-7 lebaran jumlah penumpang sebanyak 90.470 orang. Sedangkan tahun ini diprediksi mencapai 96.803 orang. Beban puncak biasanya di H-4 hingga H-2. Untuk tahun kemarin, beban puncak ada di H-2, yakni sebanyak 113.080 penumpang. Sedangkan beban puncak tahun ini diprediksikan jatuh pada H-3, yakni sebanyak 124.055 penumpang. Biasanya pada hari-hari itu penumpukan penumpang terjadi di bandara. Antrian di pintu masuk juga lebih panjang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pihak bandara akan menambah jumlah pintu masuk antrian dari yang tadinya dua menjadi tiga.

Adapun untuk arus balik, beban puncak diprediksikan akan jatuh pada H+7, yakni sebesar 116.728 penumpang.

Sumber :Detik.com

#TIE#

Read more.....

IMI TURUNKAN 600 ANGGOTA DI PANTURA JAWA

Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) menurunkan sebanyak 600 anggota bekerjasama dengan Kepolisian dan Dirjen Perhubungan Darat untuk memperlancar lalu lintas arus mudik 2008 di Pulau Jawa.


"IMI telah mempersiapkan tenaga terlatih untuk ditempatkan di titik rawan kemacetan sepanjang jalur Pantai Utara Jawa," kata Otte Ruchiyat, Ketua Bidang Wisata PP IMI di Jakarta, Senin. Ia mengatakan, gelar anggota IMI di jalur Pantura ini melibatkan enam pengprov IMI yakni DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY dan Jatim. "Dengan pelatihan sebelumnya, anggota akan menggunakan rompi khusus dan akan bertugas siang hari dari H-5 hingga H+5," katanya didampingi Sekjen IMI M Riyanto. Diharapkan, dengan adanya tenaga profesional ini, kemacetan arus mudik dapat diminimalkan.

Sementara itu, Iskandar Abubakar, Dirjen Perhubungan Darat berterima kasih dengan adanya bantuan tenaga dari IMI membantu keamanan dan kelancaran arus mudik 2008 ini. Apalagi, menurut dia, bertambahnya jumlah kendaraan terutama kendaraan roda dua. Tercatat kenaikan 18 persen, dari 2,1 juta unit tahun lalu meningkat 2,5 juta unit kendaraan.

Ia juga menilai adanya peningkatan pemudik yang baru pertama kali menggunakan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh.



#TMIC 2008#

Read more.....

22 September 2008

Parkir Cadangan disiapkan

Lalu lintas di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) diperkirakan padat menjelang Lebaran 2008, sehingga pemerintah daerah setempat, pihak kepolisian dan pengelola pelabuhan penyeberangan telah menyiapkan sejumlah tempat parkir di dalam dan luar kawasan pelabuhan


Bandar Lampung--Berdasarkan perkiraan PT ASDP Cabang Bakauheni, tempat parkir di areal pelabuhan itu mampu menampung sekitar 2.500 unit kendaraan, belum termasuk kantung parkir di dermaga empat Pelabuhan Bakauheni.

Manager Operasi PT ASDP Cabang Bakauheni, Zailis Anas, mengatakan, meski peningkatan truk barang telah mulai meningkat, lahan parkir di Pelabuhan Bakauheni masih mampu menampungnya, sehingga tidak meluber sampai ke jalan raya sebagaimana halnya di Pelabuhan Merak belakangan ini.

Dia mengatakan, semua truk yang hendak diangkut ke Pelabuhan Merak, masih mengantre di kawasan pelabuhan. "Memang terjadi antrean, tapi langsung terangkut oleh kapal feri. Bisa dibilang, lahan parkir di pelabuhan ini masih kosong," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah rumah makan di Jalinsum yang lokasinya berdekatan dengan Pelabuhan Bakauheni, akan dijadikan sebagai kantung parkir jika volume kendaraan melonjak.

Rumah makan itu memang memiliki lahan yang cukup luas, sehingga mampu menampung antara 100- 150 unit kendaraan. Dengan demikian, jika lahan parkir di Pelabuhan Bakauheni telah padat dan meluber hingga ke jalan raya, maka kantung parkir itu akan diberlakukan untuk menampung kendaraan untuk sementara waktu.

Namun berdasarkan pengalaman pada angkutan mudik tahun lalu, kendaraan masih tertampung di lahan parkir pelabuhan, meski truk barang sempat parkir beberapa waktu di jalan raya mendekati pelabuhan itu.

Saat ini, menurut Zailis Anas, jumlah kapal feri yang melayari Selat Sunda untuk mengangkut penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni tujuan Merak dan sebaliknya, hanya berjumlah 20 kapal.

"Meski truk barang meningkat, namun masih bisa diatasi dengan jumlah kapal feri yang dioperasikan sekarang. Satu hari satu malam, pelayaran kapal feri rute Bakauheni-Merak mencapai 80 rit perjalanan," kata dia.

Ia mengatakan, jika jumlah truk melonjak maka jumlah kapal feri yang dikerahkan mencapai 26 kapal dengan rit perjalanan sebanyak 96. Tapi kami perkirakan, dengan jumlah kapal yang sekarang masih mencukupi untuk mengangkut peningkatan jumlah truk barang itu.



Sumber : MediaIndonesia.com

Read more.....

859 Bus Cadangan disediakan untuk antisipasi lonjakan pemudik

Sebanyak 859 armada bus dicadangkan sebagai antisipasi lonjakan pemudik yang menggunakan jasa bus. Jumlah bus ini meningkat dibanding lebaran tahun lalu.


Ketua Organisasi Angkutan Darat (Oganda) Jawa Tengah, Karsidi Budi Anggoro, mengatakan jumlah bus ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Hal ini dilakukan mengingat jumlah penumpang di arus mudik maupun arus balik juga akan meningkat signifikan. "Dengan cadangan sebanyak itu, tidak ada alasan ada penumpang tujuan Jawa Tengah terlantar," katanya. Perkiraan melonjaknya jumah pemudik dengan bus, menurut Karsidi, disebabkan kian mahalnya harga tiket pesawat dan keterbatasan daya angkut kereta api.



Sumber : Tempointeraktif.com

#TIE#

Read more.....

19 September 2008

5 Titik Macet di Pantura dipasangi CCTV

Cirebon - 5 Kamera CCTV atau kamera pengintai dipasang di sejumlah titik kemacetan. Titik yang dipasang kamera tersebut diantaranya di daerah Losari yang merupakan jalur perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, pertigaan tol kanci, pertigaan Palimanan, dan di Pasar Sandang Tegalgubug.

Polres Cirebon, sengaja memasang kamera tersebut karena kerap kali di masa mudik lebaran di daerah itu selalu terjadi kemacetan parah. Biasanya kemacetan tersebut disebabkan adanya penyempitan jalan dan pasar tumpah.


Kasat Lantas Polres Cirebon AKP Tunggul Pamuji mengatakan,
CCTV Pantura nantinya dapat diakses oleh para pemudik dengan menggunakan jaringan internet.

Sementara itu, meski arus mudik tinggal menunggu hari namun sejumlah perbaikan jalan masih ditemui di jalur pantura. Diantaranya di daerah Ender dan daerah Tanjung Brebes. Pengerjaan jalan ini diharapkan selesai pada H-7 mendatang.



Sumber : Detik.com

#TIE#

Read more.....

14 Pasar Tumpah antara Indramayu-Cirebon

Cirebon - Pasar tumpah diprediksi akan kembali menyebabkan kemacetan arus mudik di jalur Pantai Utara (Pantura). Setidaknya ada 14 titik yang menjadi lokasi pasar tumpah di wilayah Indramayu dan Cirebon.

Pasar tumpah ini kebanyakan berada di dekat pasar tradisionil. Di tempat ini, para pedagang atau pembeli tumpah ruah hingga ke badan jalan. Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur sehingga menimbulkan kemacetan.


Untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik petugas Dinas Perhubungan dibantu kepolisian memasang pagar pembatas di sejumlah pasar tumpah yang melewati bahu jalan. Di antaranya Pasar Gebang, Pasar Losari dan Pasar Celancang.


Selain dikarenakan pedagang yang berjualan di bahu jalan, penyebab kemacetan di pasar tumpah juga disebabkan semrawutnya angkutan kota dan becak. Kendaraan-kendaraan itu sengaja berhenti di tengah jalan untuk menurunkan penumpang.
Kendaraan yang melewati pasar tumpah tersebut hanya bisa bergerak antara 5-10 Km/jam. Kondisi ini menyebabkan adanya antrean kendaraan hingga 3 km di pasar tumpah tersebut.

Berikut 14 titik pasar tumpah yang berada di jalur Pantura arah Indramayu hingga Cirebon :
  1. Pasar Patrol dan pertigaan Indramayu.
  2. Pasar Sukra.
  3. Pasar Parean.
  4. Pasar Cilet.
  5. Pasar Bangkir.
  6. Pasar Jatibarang.
  7. Pasar Kertasemaya.
  8. Pasar Karang Ampel.
  9. Pasar Tegalgubug.
  10. Pasar Palimanan.
  11. Pasar Plered, Weru.
  12. Pasar Gebang.
  13. Pasar Celancang.
  14. Pasar Losari Cirebon.

Sumber : Detik.com

#TIE#

Read more.....

Pengamanan Titik Rawan Jalur Mudik

Sukoharjo-- Persiapan menghadapi arus mudik lebaran terus dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo, Jawa tengah, dengan memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan macet dan kecelakaan. ditempat tersebut selain disediakan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi juga disiapkan Pos bantuan.

Kepala bagian Operasi Polres Sukoharjo, Komisaris Muji Santoso mengatakan bahwa titik rawan macet yang menjadi priritas pengamanan saat arus mudik dan balik berada di Kecamatan Kartasura, yang merupakan titik pertemuan arus kendaraan dari Yogyakarta, Solo dan Semarang. kemudian, Pertigaan warna-warni dan Ngasem yang merupakan pintu masuk dan keluar terminal Kartasura. Sementara itu titik Rawan kecelakaan terdapat di sepanjang jalan Ahmad Yani Km 5 & 14 Kartasura dan juga terdapat di ruas jalan antara Sukoharjo-Wonogiri dan Bulakrejo, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol.

Muji juga mengatakan Pihaknya telah menyiapkan 520 orang personel yang akan ditempatkan di Lima (5) Pos utama dan Tiga (3) titik rawan tadi. Penempatan tersebut akan dimulai pada H-7 hingga H+7 yang akan dibantu oleh Dinas Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (DLLAJ), Pemadam Kebakaran, Palang Merah, SAR, Dinas Kesehatan, Linmas dan juga Pramuka.


Sumber : Media Indonesia

#TIE#

Read more.....

Polres pantau Jalur Rawan Kecelakaan

BOJONEGORO -- Jalur nasional sepanjang 75 kilometer (km) dua arah, terutama dari Kabupaten Bojonegoro hingga Ngawi, Jawa Timur (Jatim), dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, kondisi jalan tersebut bergelombang, berlubang, dan di sejumlah titik di antaranya dalam keadaan rusak hingga ambles. Sementara, untuk mengantisipasi arus mudik tersebut pihak Kepolisian Resor (Polres) setempat bakal menerjunkan sebanyak 500 personil sebagai tindakan pemantauan.

Jalur Bojonegoro-Ngawi tergolong jalan alternatif yang menghubungkan antara jalur selatan jurusan Surabaya-Madiun-Solo-Yogyakarta menuju ke jalur pantai utara. Akses jalan tersebut bisa ditempuh dengan melewati Padangan-Bojonegoro-Cepu- Blora hingga ke Rembang, Jawa Tengah. Sementara kerusakan jalan cukup parah terjadi di jalur antara Kecamatan Padangan-Margomulyo-Bojonegoro sekitar 32 km.

Titik rawan ini di antaranya, di sekitar hutan Watujago, dimana kondisi jalannya berkelok, turun-naik, bergelombang, dan sebagian aspalnya ambles. Kawasan hutan ini juga dikenal rawan tindak kriminalitas. Kemudian jalan di jalur antara Cendono, lewat Tinggang, hingga Kecamatan Ngraho sejauh 15 kilometer. Meski jalurnya lurus tetapi kondisi jalannya bergelombang, ambles, dan pecah-pecah. Jalan bergelombang, pecah, dan ambles juga terjadi di antara jalur Padangan hingga ke Petak, Kecamatan Purwosari atau sejauh 10 km. Gangguan lalu lintas bagi pengendara diperparah dengan perbaikan jalan di sekitar Celangap, Kalitidu, dan di sekitar Tenggor. Ada sekitar 500 meter jalur yang harus digunakan separo akibat ada pelebaran jalan yang belum tuntas.

Kepala Bagian Bina Mitra Polres Bojonegoro, Komisaris Kusen Hidayat menjelaskan, sebagai upaya antisipasi pihaknya sedang memetakan jalur-jalur rawan kecelakaan lalu lintas, dan gangguan keamanan lain. Menurutnya, pihaknya juga akan membangun pos-pos lalu lintas yang ditempatkan di sepanjang jalur antara Babat-Bojonegoro sejauh 34 km, dan Bojonegoro-Ngawi sejauh 75 km. Kemudian, jalur Bojonegoro-Soko, Tuban sejauh 10 km.



Sumber : Media Indonesia

#
TIE#

Read more.....

18 September 2008

PANTURA siap untuk Mudik...!

Jalur PANTURA siap dilalui untuk arus Mudik lebaran tahun ini....


KUDUS--Menteri Perhubungan RI Jusman Syafii Jamal memastikan, bahwa jalur Pantai utara atau Pantura telah siap dilalui oleh arus mudik lebaran pada pertengahan bulan puasa ini atau 15 hari menjelang Lebaran. Jusman mengakui saat ini memang masih ada sejumlah perbaikan di jalur Pantura, namun pengerjaannya akan dipercepat. Jusman juga menegaskan semua kendaraan berat tiadk akan diperbolehkan beroperasi pada H-4 lebaran, kecuali untuk truk-truk yang mengangkut Sembako dan Bahan Bakar.




#TMIC 2008#

Read more.....

Kereta Api tambahan

PT. KAI menambah 4 kereta lagi untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun ini


Purwokerto--PT Kereta Api Daerah Operasi V Purwokerto, akan menambah empat (4) Kereta Api untuk menghadapi arus mudik dan balik mendatang. Menurut Humas Daop V Purwokerto - M Fatcham, tambahan empat kereta itu dilakukan, karena arus lebaran tahun ini diprediksi akan naik, dibanding tahun sebelumnya. Empat KA itu adalah Purwojaya Lebaran jurusan Purwokerto-Jakarta, Sawunggalih Utama Lebaran jurusan Kutoarjo-Jakarta, Kutojaya Ekonomi Lebaran Jurusan Kutoarjo-Jakarta, dan Sawunggalih selatan ekonomi lebaran jurusan Kutoarjo-Bandung.





#TMIC 2008#

Read more.....

17 September 2008

Rawan Kejahatan & Kecelakaan

Berikut daerah-daerah Rawan kejahatan, yang patut anda waspadai...


Rawan Kejahatan :

1. Memasuki Jalur Pantura – Karawang :

  • Brebes
  • Batang
  • Rembang
  • Pati

2. Memasuki Cirebon :

  • Terminal Harjamukti
  • Kedawung
  • Plered
  • Kertasmaya


Rawan Kemacetan :

  1. Jalan Cagak Nagreg
  2. Mantingan
  3. Ngawi
  4. Porong



Sumber : Mabes Polri

Read more.....

Jalur Alternatif di Sumatera


1. BANDAR LAMPUNG - BANDAR JAYA

Trimurjo - Metro - Gunungsugih – Bandarjaya Sumatera Selatan

2. LAMPUNG - PALEMBANG

Kotabumi - Bukit Kemuning - Martapura - Baturaja - Beringin - Prabumulih - Indralaya - Palembang (Lintas Tengah) Sumatera Selatan

3. PALEMBANG - PADANG

Palembang - Jambi - Tempino - Muarabungo - Kiliran Jao – Solok



Sumber : Cybermap.co.id

Read more.....

Jalur Alternatif di Jawa Timur

1. PROBOLINGGO - BANYUWANGI

Probolinggo - Mlandingan - Arak-arak - Bondowoso - Situbondo - Banyuwangi

2. PROBOLINGGO - BANYUWANGI

Probolinggo - Mlandingan - Arak-arak - Bondowoso - Jember – Banyuwangi

3. SEMARANG - SURABAYA

Semarang - Tuban - Pacitan - Sidayu - Gresik - Surabaya

4. SURABAYA - BANYUWANGI

Surabaya - Malang - Dampit - Lumajang - Jember – Banyuwangi

5. SURABAYA - MALANG

Surabaya - Waru - Krian - Prambon - Mojosari - Pacet - Tretes - Pandaan – Malang

6. SURABAYA - PASURUAN

Surabaya - Waru - Krian - Prambon - Mojosari - Pandaan - Bangil – Pasuruan

7. SURABAYA - TRENGGALEK

Surabaya - Malang - Kediri - Tulungagung - Trenggalek

8. YOGYAKARTA - SURABAYA

Yogyakarta - Solo - Ngawi - Jombang - Ploso - Kudus - Kemlangi - Gedeg- Mojokerto – Surabaya


Sumber : Cybermap.co.id


Read more.....

Jalur Alternatif di Yogyakarta

1. BANDUNG - YOGYAKARTA
Cukangleuleus - Wanareja - Sidareja - Gandrungmangu - Kawunganten - Jeruklegi - Cilacap - Kesugihan - Adipala. (Dari Adipala bisa melanjutkan lewat buntu dan masuk jalur selatan utama, tetapi bisa juga langsung, kearah timur melalui jalur selatan di Yogyakarta).

2. BUNTU - YOGYAKARTA

Buntu - Kroya - Binangun - Ayah - Petanahan - Purworejo - Wates - Yogyakarta

3. CILACAP - YOGYAKARTA

Wanareja - Sidareja - Kubangkangkung - Gumilir - Adipala - Kroya - Binangun - Ayah - Buayan - Puring - Petanahan - Kliro - Nulupesantren - Ambal - Mirit - Purworejo - Congot - Yogyakarta

4. KENDAL - YOGYAKARTA

Kendal - Kaliwungu - Boja - Gunungpati - Ungaran - Solo - Yogyakarta

5. KENDAL - YOGYAKARTA
Kendal - Wleri -Sukorejo - Patean - Parakan - Temanggung - Yogyakarta

6. PEKALONGAN - YOGYAKARTA

Wleri - Sukorejo - Parakan - Temanggung - Secang - Magelang - Yogyakarta

7. SEMARANG - YOGYAKARTA

Semarang - Bawen - Ambarawa - Simpang Palagan - Secang - Magelang - Yogyakarta

8. YOGYAKARTA - SURABAYA

Yogyakarta - Solo - Ngawi - Jombang - Ploso - Kudus - Kemilangi - Gedeg - Mojokerto - Surabaya

Sumber : Cybermap.co.id

#TMIC 2008#

Read more.....

16 September 2008

Daerah Rawan Macet

Berikut, daerah rawan macet untuk wilayah Jawa Barat, meliputi :
  • Jalur Utara barat, meliputi Simpang Cikupa, Simpang Sadang, Simpang Jomin, Pamanukan, Lohbener dan Palimanan.
  • Jalur Selatan diperkirakan terjadi di jalan tol dan jalan raya Padaleunyi (Padalarang-Cileunyi), Rancaekek, Simpang Nagreg, Ciamis dan Purwakerto.
  • Jalur Tengah diperkirakan terjadi di daerah Subang, yang meliputi Jl. Cagak, Pamanukan, Patrol. Kemudian di daerah Sumedang, yang meliputi Nyalindung, Cijelang dan Cadas Pangeran
  • Persimpangan Fly Over Cikampek
  • Ruas Palimanan - Jatibarang - Lohbener
  • Ruas Ciamis - Kuningan
  • Ruas Nagreg - Malangbong
  • Cileungsi, sebelum Ruas Purwakarta - Wanayasa
  • Ruas Padalarang - Plered - Purwakarta
  • Ruas Subang-Cikamurang - Kadipaten
  • Ruas Ciledug - Kuningan
  • Ruas Kuningan - Cikijing
  • Ruas Cimalaka - Jalan Cagak
  • Gerbang Cileunyi
  • Jalan Jatinangor - Tanjung sari

Jalur Macet Wilayah Garut :
  • Tanjakan Kopi (bangbayan), Pasar Baru, Pasar Lama, Pertigaan jaya bakti, Kiara Dodot
sementara itu, untuk wilayah Cirebon, jalur macet terdapat di :
  • Jalur Pantura : Cirebon-Brebes-Tegal-Pemalang-Pekalongan-Batang - Kendal - Ke Arah Cepu/Surabaya.
  • Jalur Selatan : Bandung-Tasik-Banyumas-Kebumen-Purworejo-Yogya-Klaten - Solo - Karang Anyar arah Madiun/ Surabaya.


#TMIC 2008#

Read more.....

Waspadai Jalur Nagreg !

Bagi anda yang akan mudik ke daerah Jawa barat, sebaiknya "wajib" waspada pada jalur yang satu ini, yaitu jalur NAGREK. mengapa ? karena pada jalur ini terdapat dua titik penyempitan arus lalu-lintas atau ’bottle neck’ yang terdapat tanjakan dan pintu rel perlintasan kereta api Pamucatan Nagreg.

sementara itu, jalur-jalur alternatif yang biasa digunakan tiap tahunnya adalah :

Padalarang - Cipatik - Soreang - Banjaran - Majalaya - Cicalengka

Selain itu, jalur alternatif Cijapati juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan di kawasan Nagreg.


#TMIC 2008#

Read more.....

CCTV di Posko Mudik

JAKARTA - Departemen Perhubungan (Dephub) akan memasang CCTV di posko mudik yang didirikan saat Lebaran 1429 Hijriah, mulai dari posko pusat hingga di berbagai daerah. Pemasangan CCTV ini diharapkan dapat memantau kondisi arus mudik yang terjadi di berbagai daerah. Humas Departemen Perhubungan (DEPHUB) Budi Raharja juga mengatakan, selain CCTV, dephub juga akan memasang VMS dan GPS di jalur Pantura, Pulau Jawa. CCTV, VMS dan GPS yang terpasang disetiap daerah akan melaporkan ke pusat, sehingga titik-titik kemacetan dan kecelakaan dapat terpantau dan dapat segera tertangani.

Berdasarkan data dari Dephub, wilayah yang terdata rawan macet dan kondisi jalannya rusak terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Untuk Jawa Barat, titik macet berada di Nagrek, Pamanukan, Pertigaan Tomo, Persimpangan Sadang, Pintu Tol Padalarang Barat, Persimpangan Subang, dan Loh Bener. kemudian untuk daerah Jawa Tengah, titik macet terletak di daerah Kutoarjo, Prembun, Gombong, Sumpluh, dan Sukaraja. untuk daerah Yogyakarta, kemacetan akan terjadi di seputar Jalan Malioboro. Terakhir titik macet di wilayah Jawa Timur, yaitu di Lamongan, Jombang, Kertosono, Lumpur Lapindo, dan Situbondo.

semoga dengan dipasangnya alat pantau yang dipasang Dephub ini dapat membuat mudik anda nyaman dan lancar.


#TMIC 2008#

Read more.....

15 September 2008

Daerah Rawan Longsor

Berikut daerah-daerah rawan longsor yang dapat anda waspadai :

1. Ciandur, Pandeglang - Banten

2. Cariu, Jonggol - Jawa Barat

3. Cisarua, Bogor - Jawa Barat

4. Lebakwangi, Kuningan - Jawa Barat

5. Tanjungsiang, Subang - Jawa Barat

6. Buahdua, Sumedang - Jawa Barat

7. Cibatu, Garut - Jawa Barat

8. Cikoneng, Ciamis - Jawa Barat

9. Kadugede, Kuningan - Jawa Barat

10. Kadungora, Garut - Jawa Barat

11. Paseh, Sumedang - Jawa Barat

12. Salawu, Tasikmalaya - Jawa Barat

13. Tanjungsari, Sumedang - Jawa Barat

14. Wanayasa, Purwakarta - Jawa Barat

15. Cilacap Tengah, Purwokerto - Jawa Tengah

16. Gubug, Demak - Jawa Tengah

17. Gundih, Purwodadi - Jawa Tengah

18. Karang Pucung, Purwokerto - Jawa Tengah

19. Kemranjen, Banyumas - Jawa Tengah

20. Kertek, Wonosobo - Jawa Tengah

21. Majenang, Purwokerto - Jawa Tengah

22. Pegerruyung, Kendal - Jawa Tengah

23. Maos, Purwokerto - Jawa Tengah

24. Peninggaran, Pekalongan - Jawa Tengah

25. Wangon, Purwokerto - Jawa Tengah

26. Wonosobo, Wonosobo - Jawa Tengah

27. Kalitidu, Bojonegoro - Jawa Timur

28. Ngadirejo, Pacitan - Jawa Timur

29. Panarukan, Situbondo - Jawa Timur

30. Sambit, Ponorogo - Jawa Timur

31. Sapiturang, Lumajang - Jawa Timur

32. Pujon, Malang - Jawa Timur

33. Sukasada, Buleleng - Bali

34. Baturiti, Tabanan - Bali



sumber Cybermap.co.id

Read more.....